Digital Clock + Date

Minggu, 22 Januari 2017

SAKO, PUSAKO DAN SANGSOKO DI MINANGKABAU

SAKO, PUSAKO DAN SANGSOKO DI MINANGKABAU A. SAKO Sako artinya warisan yang tidak bersifat benda seperti gelar pusako. sako juga berarti asal, atau tua, seperti dalam kalimat berikut. Sawah banyak padi dek urang Lai karambia sako pulo Sako dalam pengertian adat Minangkabau adalah segala kekayaan asal atau harta tua berupa hak atau kekayaan tanpa wujud. Kekayaan yang in material ini disebut juga dengan pusako kebesaran seperti: 1. Gelar panghulu; 2. Garis keturunan dari ibu yang juga disebut dengan “Sako Induak”; perilaku atau pribawa yang diterima dari aliran darah sepanjang garis keturunan ibu juga di sebut soko. Istilah soko induak ini dipersamakan dengan istilah matrilinial; 3. Pepatah petitih 4. Pidato adat 5. Hukum adat; 6. Tata krama dan hukum sopan santun diwariskan kepada semua anak kemenakan dalam suatu nagari, dan kepada seluruh ranah Minangkabau. 7. Sifat perangai bawaan juga di sebut dengan soko Soko sebagai kekayaan tanpa wujud merupakan rohnya adat dan memegang peranan yang sangat menentukan dalam membentuk moralitas orang Silungkang dan kelestarian adat salingka nagari dan adat Minangkabau pada umumnya. B. PUSAKO Pusako atau Harato Pusako adalah segala kekayaan materi dan harta benda yang juga disebut dengan Pusako Harato. Yang termasuk Pusako Harato ini seperti : 1. Hutan tanah; 2. Sawah Ladang; 3. Kolam dan padang; 4. Rumah dan pekarangan; 5. Pandam perkuburan (Tanah perkuburan yang dimiliki oleh suku, oleh kaum, kampung ); 6. Perhiasan dan uang; 7. Balai mesjid dan surau 8. Peralatan dan lain-lain. 9. Banda buatan jo batang aie 10. Lambang kebesaran seperti keris baju kebesaran, soluak, deta dll Pusako ini merupakan jaminan utama untuk kehidupan dan perlengkapan bagi anak kamanakan di Minangkabau, terutama untuk kehidupan yang berlatar belakang kehidupan desa yang agraris. Perubahan kehidupan ekonomi ke arah industri dan usaha jasa dan berkembangnya kehidupan kota, maka peranan harta pusaka sebagai sarana penunjang kehidupan ekonomi orang-orang Minangkabau menjadi makin lama makin berkurang. Namun demikian peranan harta pusaka, sebagai simbol kebersamaan dan kebanggaan keluarga dalam sistem kekerabatan matirilinial di Minangkabau pada umumnya tetap bertahan. Harta pusaka sebagai alat pemersatu di Minangkabau tetap bertahan. Harta pusaka sebagai alat pemersatu keluarga, masih tetap berfungsi dengan baik namun sebaliknya harta pusaka sebagai milik kolektif tak jarang pula menjadi “Biang Keladi” dalam menimbulkan silang sengketa dalam keluarga Minang. Dengan demikian harta pusaka disamping berfungsi sebagai alat pemersatu, sekaligus juga berpotensi sebagai alat pemecah belah. Ketentuan adat mengenai barang sako dan Harato Pusako adalah sebagai berikut : Hak Bapunyo Hak berpunya Harato Bamiliak Harta bermilik Barang sah maupun Harato Pusako pada dasarnya dikuasai atau menjadi milik bersama-milik kolektif oleh kelompok-kelompok sebagai berikut : 1. Kelompok “Samande” atau “ seperinduaan” 2. Kelompok “Sajurai”sakaum 3. Kelompok “ Sasuku” 4. Kelompok “Nagari” Di Minangkabau tidak ada tanah yang terluang semuanya sudah berpunya dalam adat dikatakan tanah nan sabingka daun sahalai aie nan satitiak pasie nan sebuah seluruhnya adat nan punyo Harato Pusako (Harta Pusaka) terbagi dua sebagai berikut : 1. Harato Pusako Tinggi Yang dimaksud harato pusako tinggi ialah segala harta pusaka yang diwarisi secara turun temurun sesuai dengan pantun sebagai berikut : Biriak-biriak tabang kasasak Dari sasak turun ka halaman Dari niniak turun ka mamak Dari mamak turun ka kamanakan Proses pemindahan kekuasaan atas harta pusaka ini dari mamak ka kemenakan dalam istilah adat disebut juga dengan “ Pusako Basalin “ bagi harta pusaka tinggi berlaku ketentuan adat seperti pantun berikut : Tajua indak dimakan bali Tasando indak dimakan gadai Artinya : Terjual tidak bisa dibeli Agunan nan indak dapat digadai. Hal ini berarti bahwa harta pusaka tinggi tidak boleh dijual. Oleh karena harta pusaka tinggi sesungguhnya bukan diwariskan dari mamak kepada kemenakan, tetapi dari ande atau nenek kita, jadi harta pusako tinggi tidak saja milik kita yang hidup pada masa sekarang ini tetapi juga milik anak cucu kita, yang akan lahir seratus atau seribu tahun lagi, kita yang hidup sekarang wajib menjaga dan memelihara dan boleh memanfaatkannya, untuk kepentingan dan kehidupan kita saat sekarang, seperti mamang adat : aianyo buliah disauak, buahnya buliah di makan tanah jo buminya adat nan punyo di Minangkabau kita tidak lagi mempunyai Ulayat suku, yang ada hanya Ulayat kaum, Ulayat kaum ini tidak boleh di perjual belikan, tanah wilayat kaum ini di kuasai oleh mamak kepala kaum, dan dipakai serta di mamafaatkan oleh dunsanak nan padusi, apa bilah satu kelompok dari kaum yang memakai tanah itu punah, tanah itu kembali di mamfaatkan secara bersama oleh seluruh anggota kaum yang tertera di dalam ranji (silsilah) secara adat, kelompok yang punah itu tidak boleh menjual tanah itu karenah tanah itu bukan hakiki miliknya, tapi hanya hak pakai selagi keturununnya yang satu ranji masih ada, kalau suda tidak ada pula kaum yang satu ranji maka pusako berpinnda kepada kaum yang bertali adat kaum yang bertali adat inilah yang akan mempusokoinya. 2. Harato Pusako Randah Yang disebut dengan harta pusaka rendah adalah segala harta hasil pencarian dari bapak bersama ibu (orang tua kita) selama ikatan perkawinan, ditambah dengan pemberian,dan hasil pencaharian ongku bersama nenek kita dan pemberian mamak kepada kamanakannya dari hasil pencarian mamak dan tungganai itu sendiri. Harta pencaharian dari orang tua atau bapak bersama ibu ini, setelah diwariskan kepada anak-anaknya disebut dengan “ harta-susuk”. “harta-susuk” ini mempunyai potensi besar dimasa mendatang untuk menambah “ harta pusaka tinggi” di Minangkabau, baik di RanahMinang sendiri, lebih-lebih di rantau. Bila harta pusaka diluar Ranah Minang dapat dinaikkan statusnya menjadi harta pusaka tinggi yang tidak boleh dijual atau dipindah tangankan diluar orang “ sasuku”, maka akan bertambah luaslah harta pusaka tinggi milik orang Minangkabau di perantauan. C. SANGSOKO Sangsoko ialah gelar kebesaran yang diberikan oleh raja, olek lembaga kerapatan kepada suatu nagari atau suku atau perorangan oleh karena jasa-jasanya kepada nagari, suku dll Sifat sangsoko ini tidak turun temurun tapi berpindah- pindah dari pejabat yang satu kepada pejabat yang lain menurut hasil musyawara dan mufakat oleh P. Andiko di dalam suku bersangkutan atau hasil musyawarah penghulu-penghulu dalam nagari untuk yang bersifat nagari. Tetapi perpindahan ini selalu menurut ketentuan adat pula seperti : Sangsoko pakai memakai Manuruik barih balabeh Gelar ini bisa saja berpindah-pindah dari suatu lingkungan cupak kepada lingkungan cupak yang lain, dan penempatan gelar sangsoko ini senantiasa dilandaskan kepada kata mufakat, dan menurut mungkin dan patut. Di daerah Minangkabau dikenal juga “adat nan diadatkan dan adat nan teradat” adat nan diadatkan adalah kaidah, peraturan, ajaran , undang-undang dan hukum yang ditetapkan atas dasar “bulat mufakat” (kesepakatan) para penghulu tua-tu a adat cerdik pandai dalam Majelis kerapatan adat atas dasar al ur dan patut. Ketentuan ini dapat berubah menurut keadaan tempat dan waktu oleh karena lain negeri lain pa ndangannya tentang alur dan patut, maka sifat adat nan diadatkan itu “ lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya ”. Adat nan teradat adalah kebiasaan tingkah laku yang dipakai karena tiru meniru di antara anggota masyarakat karena perilaku kebiasaan itu sudah terbiasa dipakai, maka dirasakan tidak baik ditingga lkan, misalnya dikalangan orang Minangkabau sudah teradat apabila ada kaum kerabat yang meninggal atau untuk menyambut tamu agung mereka berdatangan de ngan berpakaian berwarna hitam. Bahwa Apabila didalam Suatu Kaum Tidak ada Lelaki lagi Maka Pengelolaan Terhadap Harta Pusaka Tinggi Kaum Di Lakukan Oleh Wanita dengan Sebutan MAMAK KEPALA HINDU.

Rabu, 28 September 2016

SEORANG GURU AGAMA DI KABUPATEN SOLOK DIDUGA MELAKUKAN PERBUATAN CABUL DITUNTUT JAKSA DIHUKUM 15 TAHUN PENJARA DAN DENDA 5 MILYAR

Solok,Pijar News. DAKWAAN JAKSA. - Bahwa terdakwa RAFLES ZAINUDIN, Spd. I Pgl RAFLES Â pada hari Selasa Tanggal 12 April 2016 sekira pukul 11.00 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu-waktu lain masih dalam tahun 2016 bertempat di sebuah kelas di SD Negeri 18 Muara Panas beralamat Jambu Sirah Jorong Sawah Ampang Nagari Muaro Paneh Kec. Bukit Sundi Kabupaten Solok, atau setidak tidaknya pada suatu tempat tertentu yang termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Koto Baru yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa,melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, yang dilakukan oleh Orang Tua, Wali, Pengasuh Anak, Pendidik, atau Tenaga Kependidikan, Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak JAKSA MENUNTUT TERDAKWA : 1. Menyatakan terdakwa RAFLES ZAINUDIN, Spd.I Pgl. RAFLES, secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencabulan, sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan Atas Undang-Undang RI No, 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sesuai dalam Dakwaan Kesatu; 2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa RAFLES ZAINUDIN,Spd.I Pgl. RAFLES, berupa pidana penjara selama 15 (lima belas) tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan. 3. Menjatuhkan pidana denda terhadap terdakwa sebesar Rp. 5.000.000.000,- (lima milyar rupiah) subsidair 3 (tiga) bulan kurungan; 4. Membebani terdakwa RAFLES ZAINUDIN, Spd.1 Pgl. RAFLES untuk membayar biaya perkara, sebesar Rp.2.000,- (Dua ribu rupiah),- NOTA PEMBELAAN TERDAKWA. Minta Dibebaskan Karena Tidak Bersalaj. Bahwa dari Jadwal Persidangan Pengadilan Negeri Kotobaru Solok ,bahwa Perkara ini akan diputuskan Hari Kamis Tanggal 29 September 2016 ( Tim Pijar News )

GARA – GARA MELARIKAN CEWEK CAFE YANG MASIH DIBAWAH UMUR BERUSUSAN DENGAN HUKUM

Aneh Jaksa “copy paste” atau “contekan’ langsung dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik Kepolisian Dalam Membuat Surat Tuntutan. Solok,Pijar News. Bahwa terdakwa AFRIANTO PGL APRI diajukan ke persidangan Pengadilan Negeri Solok Oleh Jaksa Penuntut Umum RIO PURNAMA.SH ini karena didakwa Jaksa Penuntut Umum melakukan Tindak Pidana Melakukan Persetubuhan dengan Anak Cafe sebagaimana dalam Dakwaan Kesatu Primair Jaksa Penuntut Umum melanggar Pasal 81 Ayat 2 Jo Pasal 76 D Undang – Undang RI No.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI NO. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jaksa Penuntut Umum pun kemudian dalam surat tuntutannya yang dibacakan dimuka persidangan pada persidangan hari Rabu tanggal 28 September 2016, telah berkenyakinan terdakwa AFRIANTO PGL APRI berdasarkan fakta persidangan melakukan Tindak Pidana yang diatur dan diancam pada Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 76 D Undang – Undang RI No.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI NO 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak sehingga menuntut terdakwa penjara selama 6 ( Enam ) tahun Penjara potong masa penahanan dan denda sebesar Rp. 100.000.000,- (Seratus juta rupiah) subsidair 2 (Dua ) bulan penjara Dalam Wawancara Dengan Terdakwa Sehabis Pembacaan Surat Tuntutan Di Pengadilan Negeri Solok Terdakwa Afrianto Pgl Anto Mengatakan Suatu tuntutan yang dalam hal ini Patut terdakwa mempertanyakan dasar pertimbangan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Solok sehingga melahirkan kesimpulan dalam tuntutannya pada perkara ini seberat ini kata Terdakwa . 1. Bahwa Antara Saksi Korban dan Terdakwa Terjadi Hubungan Percintaan. 2. Bahwa Hubungan Intim atau Persetubuhan Dilakukan Atas Dasar Suka Sama Suka. 3. Bahwa Keluarga Saksi Korban adalah Keluarga Yang Broken Yang Tidak Harmonis. 4. Bahwa dari Hasil Visum Et Repertum Tidak Di Temukan Bukti – Bukti adanya Kekerasan Benda Tumpul. Menurut Keterangan Penasehat Hukum Terdakwa Dalam pengungkapan fakta persidangan ini, patut kami tegaskan kami perlu kembali menulis ulang dengan menggarisbawahi beberapa hal yang terkait dengan persidangan a quo karena begitu banyaknya fakta persidangan yang tidak diungkapkan atau terjadinya kesalahan dalam pengungkapan fakta persidangan oleh Rekan Jaksa Penuntut Umum. Terlihat jelas, fakta-fakta persidangan yang diungkapkan Rekan Jaksa Penuntut Umum pada tuntutannya merupakan “copy paste” atau “contekan’ langsung dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik Kepolisian dalam perkara a quo, padahal begitu banyak uraian dalam BAP Kepolisian baik pada keterangan saksi-saksi maupun keterangan terdakwa tidak sesuai dengan apa yang terungkap di persidangan. Dan, seharusnya kita semua yang terlibat dalam persidangan dalam menarik kesimpulan berdasarkan sisi pandang masing-masing hanya berpatokan pada fakta persidangan sesungguhnya dan bukan pada uraian BAP Kepolisian Resort Kota Solok Sumatera Barat. Dari Hasil Invstigasi Di Lapangan Di Ketahui Korban Bekerja disebuah CAFE di Lukah Padan KTK Solok.Aneh Juga Anak dibawah Umur bisa bekerja di sebuah Cafe. ( Tim Pijar News )

Selasa, 27 September 2016

PERMOHONAN PENETAPAN AHLI WARIS

Kota Solok, 14 April 2016 Kepada Yth Ketua Pengadilan Agama Solok Di Solok Dengan Hormat Hal. Permohonan Penetapan Ahli Waris Dan Pembahagian Harta Warisan. AssalamualaikumWr.Wb. Yang bertanda tangan dibawah ini SYAMSURDI NOFRIZAL.SH adalah Advokat dan Pengacara yang beralamat di Jalan Ks.Tubun No.119 Kota Solok Sumatera Barat . Dalam Hal ini bertindak Untuk dan Atas Nama , Nama Lengkap : KAMARUDIN BIN SAIDI DT.SARAMO Tempat/Tgl Lahir : Taruang Taruang, Tahun 1960 Jenis kelamin : Laki-laki Warganegara : Indonesia Agama : Islam. Pekerjaan : Petani Alamat : Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang. Kecamatan Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat Berdasarkan Surat Kuasa Khusus yang dibuat di Solok Tanggal 23 Januari 2016 . Disebut sebagai PENGGUGAT Dengan ini hendak mengajukan permohonan penetapan ahli waris dan Gugatan Pembahagian Harta Warisan dari Yang Berlawanan Dengan Nama Lengkap : ASLINAR BINTI ALI ANWAR Umur : 45 Tahun Jenis kelamin : Perempuan Warganegara : Indonesia Agama : Islam. Pekerjaan : Petani Alamat : Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang. Kecamatan Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat Disebut Sebagai TERGUGAT. Adapun yang menjadi dasar alasan dari Permohonan Penetapan Ahli waris dan Gugatan Pembahagian Warisan ini adalah sebagai berikut: 1. Bahwa pada Rabu tanggal 21 Januari 1969 telah meninggal dunia ayah kandung dari Penggugat yang bernama SAIDI DATUAK SARAMO di Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat karena sakit dan dalam keadaan beragama Islam, tempat tinggal terakhir di Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat, Surat Keterangan Kematian Penduduk WNI No. 09/SK.K/NTRG -2015 tertanggal 04 Mei 2015 yang dikeluarkan oleh WALI NAGARI TARUANG TARUANG pada tanggal 04 Mei 2015 Selanjutnya disebut Almarhum. 2. Bahwa, semasa hidupnya Almarhum telah menikah 1 (satu) kali yaitu dengan PONUA dan PONUA sebagai Ibu kandung dari Penggugat Telah Meninggal Dunia Juga Pada Hari Kamis Tanggal 10 April 2010 di Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat karena sakit dan dalam keadaan beragama Islam, tempat tinggal terakhir di Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat, Surat Keterangan Kematian Penduduk WNI No. 11/SK.K/NTRG -2015 tertanggal 04 Mei 2015 yang dikeluarkan oleh WALI NAGARI TARUANG TARUANG pada tanggal 04 Mei 2015 Selanjutnya disebut Almarhumah. 3. Bahwa pada saat wafatnya Almarhum dan Almarhumah masih sebagai suami Isteri dan dari pernikahan tersebut telah lahir 2 (dua) orang anak yang bernama : a. KAMARUDIN BIN SAIDI DATUAK SARAMO b. NURJUMAH BINTI SAIDI DATUAK SARAMO 4. Bahwa pada Sabtu tanggal 8 Maret 2014 telah meninggal dunia Adik kandung dari Penggugat yang bernama NURJUMAH BINTI SAIDI DATUAK SARAMO di Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat karena sakit dan dalam keadaan beragama Islam, tempat tinggal terakhir di Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat, Surat Keterangan Kematian Penduduk WNI No. 10/SK.K/NTRG -2015 tertanggal 04 Mei 2015 yang dikeluarkan oleh WALI NAGARI TARUANG TARUANG pada tanggal 04 Mei 2015 Selanjutnya disebut Almarhumah. 5. Bahwa Almarhumah NURJUMAH BINTI SAIDI DATUAK SARAMO semasa hidupnya menikah satu kali dengan ALI ANWAR dan Mempunyai anak sebanyak 7 ( Tujuh ) Orang. 1. ASLINAR BINTI ALI ANWAR 2. ANISMAR BINTI ALI ANWAR 3. YUR BINTI ALI ANWAR 4. MASNA BINTI ALI ANWAR 5. RATNA BINTI ALI ANWAR 6. YANDRI BIN ALI ANWAR 7. RIKY BIN ALI ANWAR. 6. Bahwa,Almarhum SAIDI DATUK SARAMO dan Almarhumah PONUA yang telah meninggal dunia tersebut meninggalkan ahli waris sebagai berikut : 1. KAMARUDIN BIN SAIDI DATUK SARAMO (sebagai anak laki-laki kandung). 2. NURJUMAH BINTI SAIDI DATUK SARAMO (sebagai anak perempuan kandung). 7. Bahwa, Penggugat dan Tergugat kesemuanya beragama Islam. 8. Bahwa Almarhum SAIDI DATUK SARAMO Almarhumah PONUA disamping Meninggalkan Anak Kandungnya Yang bernama KAMARUDIN BIN SAIDI DATUK SARAMO dan NURJUMAH BINTI SAIDI DATUAK SARAMO sebagai Ahli Waris juga meninggalkan Harta Pusaka Rendah Yang diperoleh dari Harta Pencahariannya berupa Sawah Dan Peladangan Serta Tanah Yang Terletak Jorong Sawah Baruah Nagari Taruang Taruang Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat. 1. Sawah Gek Lenak letaknya Sawah Baruah Dengan Batas Sepadannya Adalah Sebelah Timur : Jalan Sebelah Barat : Anasrul Ali Sebelah Utara : Sawah Dasirin Gampo Langik Sebelah Selatan : Sawah Datuk Duko Di Kuasai Oleh Penggugat 2. Sawah dan Ladang Dengan Batas Sepadannya Adalah Utara : Gurun atau Ladang Datuk Marah Selatan : Sawah Saidi Dt. Salamo Barat : sawah Harun Timur : Ladang. Jawanis Luasnya Lebih kurang 2500 ( Dua Ribu Lima Ratus Meter ) Dikuasai Oleh Tergugat Aslinar. 3. Tanah Perumahan Dan Sawah . Utara : Buyung Karambia Selatan : Tanah Si Zal. Barat : Jalan Timur : Sawah Bahtarudin Diatas Ada Rumah . Dikuasai Oleh Penggugat 4. Tanah Peladangan Di Parak Gadang Jorong Sawah Baruah Utara : Tanah Masiri Karim Selatan : Tanah Putiah Gindo Langik Sekarang dikuasai Mak Sini Barat : Tanah Nurjuma Timur : Tanah Diri Malin Marah Diatas ada Pohon Kelapa , Pohon Durian, Pohon Kuwini , Pohon Colkat Luasnya : Lebih Kurang 5000 ( Lima ) Ribu Meter Dikuasai Tergugat Aslinar . 9. Bahwa, maksud Penggugat mengajukan Gugatan ini mohon untuk ditetapkan siapa ahli waris yang mustahak dari Almarhum SAIDI DATUAK SARAMO DAN Almarhumah PONUA sesuai Hukum Waris Islam. 10. Bahwa Penggugat mohon ditetapkan bagian warisan masing-masing ahli waris sesuai ketentuan hukum yang berlaku; Bahwa, berdasarkan uraian-uraian tersebut di atas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama Solok atau Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini dan berkenan menetapkan sebagai berikut : 1. Menerima dan Mengabulkan Gugatan Penggugat. 2. Menyatakan Almarhum SAIDI DATUK SARAMO dan Almarhumah PONUA telah meninggal Dunia. 3. Menetapkan Ahliwaris yang dari Almarhum SAIDI DATUK SARAMO dan Almarhumah PONUA adalah : 1. KAMARUDIN BIN SAIDI DATUK SARAMO (sebagai anak laki-laki kandung). 2. NURJUMAH BINTI SAIDI DATUK SARAMO (sebagai anak perempuan kandung). 4. Menetapkan bagian dari masing-masing ahli waris sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 5. Menghukum Tergugat yang Menguasai Tanah Dan Sawah Serta Tanah Perumahan tersebut Untuk Mengosongkan dan Menyerahkan kepada Masing –masing AHLI WARIS sesuai bahagian masing kalau Engkar atau Melakukan Perlawanan Mohon Bantuan Pihak Keamanan dalam Melaksanakan Putusan Perkara ini. 6. Membebankan biaya perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Atau Apabila majelis hakim berpendapat lain mohon penetapan yang seadil-adilnya; Demikian permohonan kami, semoga menjadi maklum dan terimakasih. Wassalamu’alaikumWr.Wb. Hormat Penggugat Kuasa Hukumnya SYAMSURDI NOFRIZAL.SH

*KISAH BUAH SEMANGKA*

Assalamu'alaikum... *KISAH BUAH SEMANGKA* Al Kisah.., pada suatu hari Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli Buah Semangka untuk istrinya. Saat disantapnya ternyata buah Semangka tersebut terasa hambar. . Dan sang isteri pun marah. . Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dengan tenang amarah istrinya itu, setelah selesai di dengarkan amarahnya, beliau bertanya dengan halus: . "Kepada siapakah kau marah wahai istriku? Kepada pedagang buahnya kah? atau kepada pembelinya? atau kepada petani yang menanamnya? ataukah kepada yang Menciptakan Buah Semangka itu?" Tanya Syeikh al-Imam Syaqiq . Istri beliau terdiam. . Sembari tersenyum., Syeikh Syaqiq melanjutkan perkataannya: . "Seorang pedagang tidak menjual sesuatu kecuali yang terbaik... Seorang pembeli pun pasti membeli sesuatu yang terbaik pula..! Begitu pula seorang petani, tentu saja ia akan merawat tanamannya agar bisa menghasilkan yang terbaik..! Maka sasaran kemarahanmu berikutnya yang tersisa, tidak lain hanya kepada yang Menciptakan Semangka itu..!". . Pertanyaan Syeikh al-Imam Syaqiq menembus ke dalam hati sanubari istrinya. Terlihat butiran air mata menetes perlahan di kedua pelupuk matanya... . Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi pun melanjutkan ucapannya : . "Bertaqwalah wahai istriku...Terimalah apa yang sudah menjadi Ketetapan-Nya." Agar Alloh memberikan keberkahan pada kita” "Mendengar nasehat suaminya itu... Sang istri pun sadar, menunduk dan menangis mengakui kesalahannya dan ridha' dengan apa yang telah Allah Subhanahu Wa Ta'ala tetapkan." . pelajaran terpenting buat kita adalah bahwa setiap keluhan yg terucap sama saja kita tidak ridha dengan ketetapan Allah SWT, sehingga barokah Alloh jauh dari kita. . Karena Barokah bukanlah serba cukup dan mencukupi saja, akan tetapi barokah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada Allah dengan segala keadaan yang ada, baik yang kita sukai atau sebaliknya. . Barokah itu: "... bertambahnya ketaatanmu kepada Allah Makanan barokah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi makanan yang mampu membuat yang memakannya menjadi lebih taat setelah memakannya. . Hidup yang barokah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub, sakitnya menjadikannya bertambah taat kepada Allah . Barokah itu tak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab ibn Umair. . Tanah yang barokah itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan Allah...tiada banding....tiada tara. Ilmu yang barokah itu bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, akan tetapi yang barokah ialah ilmu yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal & berjuang untuk agama Allah. . Penghasilan barokah juga bukan gaji yg besar dan berlimpah, tetapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rejeki bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut. . Anak² yang barokah bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan & jabatan hebat, tetapi anak yang barokah ialah yang senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak mereka menjadi lebih shalih dari kita & tak henti²nya mendo'akan kedua Orangtuanya. Semoga kita semua dianugrahi kekuatan untuk senantiasa bersyukur padaNYA, agar kita mendapatkan keberkahanNYA.

PERMOHONAN PENETAPAN AHLI WARIS

Perihal :Permohonan Penetapan Ahli Waris Kota Solok, Kepada Yth.Ketua Pengadilan Agama Solok di Solok AssalamualaikumWr.Wb. yang bertandatangan dibawah ini ...................... , umur....tahun, agama Islam, pekerjaan...................., tempat tinggal di Jl. ....No. ...., RT. ...RW...., Kelurahan ...., Kecamatan ....,. Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat . untuk selanjutnya disebut Penggugat. Dengan ini hendak mengajukan permohonan penetapan ahli waris dan Pembahagian Harta Warisan dari ................bin........ Adapun yang menjadi dasar alasan dari permohonan penetapan ahli waris dan Pembahagian Warisan ini adalah sebagai berikut: 1. Bahwa pada tanggal.............telah meninggal dunia ayah kandung dari Penggugat yang bernama...................................di karena sakit dan dalam keadaan beragama Islam, tempat tinggal terakhir di ............, Surat Keterangan Kematian Penduduk WNI No. .........................tertanggal......................... yang dikeluarkan oleh Kelurahan.....................Demak pada tanggal...................Selanjutnya disebut Almarhum. 2. Bahwa, ketika Almarhum wafat ayahnya yang bernama..........................meninggal dunia lebih dahulu yaitu pada tanggal.........................dan ibunya yang bernama.........................hingga kini masih hidup. 3. Bahwa, semasa hidupnya Almarhum telah menikah 1 (satu) kali yaitu dengan......................pada tanggal.......................( sesuai surat nikah Nomor : ......................... yang dikeluarkan oleh KUA Kecamatan................,), pada saat wafatnya Almarhum masih sebagai suami dan dari pernikahan tersebut telahl lahir 2 (dua) orang anak yang bernama : a. .............................. b. .............................. 4. Bahwa, Almarhum........................ yang telah meninggal dunia pada tanggal...........................meninggalkan ahli waris sebagai berikut : a....................(sebagai ibu kandung). b....................(sebagai istri). c....................(sebagai anak laki-laki kandung). d...................(sebagai anak perempuan kandung). 5. Bahwa, Penggugat dan Tergugat kesemuanya beragama Islam. 6. Bahwa Almarhum disamping Meninggalkan Anak Kandungnya Yang bernama sebagai Ahli Waris juga meninggalkan Harta Pusaka Rendah Yang diperoleh dari ................... berupa : 1. 2. 3 4. 7. Bahwa, maksud Penggugat mengajukan Gugatan ini mohon untuk ditetapkan siapa ahli waris yang mustahak dari Almarhum.......................sesuai Hukum Waris Islam. 8. Bahwa Penggugat mohon ditetapkan bagian warisan masing-masing ahli waris sesuai ketentuan hukum yang berlaku; Bahwa, berdasarkan uraian-uraian tersebut di atas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama Solok atau Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini dan berkenan menetapkan sebagai berikut : 1. Menerima dan Mengabulkan Gugatan Penggugat. 2. Menyatakan Almarhum...............................telah meninggal dunia pada tanggal.................................. 3. Menetapkan ahliwaris yang dari Almarhum....................................adalah : ...................(sebagai Anak kandung). 4. Menetapkan bagian dari masing-masing ahli waris sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 5. 6. Membebankan biaya perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Atau Apabila majelis hakim berpendapat lain mohon penetapan yang seadil-adilnya; Demikian permohonan kami, semoga menjadi maklum dan terimakasih. Wassalamu’alaikumWr.Wb. Hormat kami, .............................. 1. ............................... 4........................................ 2. ..............................

Minggu, 25 September 2016

DUA KELOMPOK WARGA SINGKARAK BERSENGKETA DI PENGADILAN NEGERI SOLOK

DUA KELOMPOK WARGA SINGKARAK BERSENGKETA DI PENGADILAN NEGERI SOLOK. Solok, Pijar News. Dua Kelompok Warga Singkarak Bersengketa Di Pengadilan Negeri Solok Sumatera Barat. Bahwa Persidangan Perkara ini akan dilaksankan Besok Hari Selasa 27 September 2016. Bahwa Majelis Hakim Telah Berusaha Mendamaikan namun tidak berhasil dan Perkara Dilanjutkan dengan Pembacaan Surat Gugatan Dan Hari Selasa Tanggal 27 September 2016 Acara Persidangan adalah Jawaban Dari Tergugat - Tergugat. Bahwa Kedua pihak Baik Penggugat dan Tergugat Sepakat Perkara ini Diselesaikan Menurut Hukum Yang Berlaku. Bahwa Yang Menjadi Pokok Gugatan dari Penggugat Adalah Kota Solok, 4 Agustus 2016 Kepada Yth Ketua Pengadilan Negeri Solok Di Solok Hal. Surat Gugatan Yang bertanda tangan dibawah ini : 1.SYAMSURDI NOFRIZAL.SH . 2.GANEFRI INDRA YANTI.SH 3.SYAIWAT HAMLI.SH. Adalah Advokat dan Pengacara Pada Kantor Advokat dan Pengacara G.I.YANTI & REKAN yang beralamat di Jalan Raya M.YAMIN.SH Pandan Ujung Kelurahan Pasar Pandan Air Mati Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok Sumatera Barat Berdasarkan Surat Kuasa Khusus Yang dibuat di Kota Solok Tanggal 27 Juli 2016 Yang telah didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Solok Sumatera Barat ( Terlampir ) Bertindak Untuk dan Atas Nama . 1. Nama Lengkap : HARBINAS PGL BUJANG Jenis kelamin : Laki-laki Umur : 55 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Tanjung Agama : Islam. Pekerjaan : Pekebun Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Bertindak Untuk diri sendiri dan Sebagai Mamak Kepala Waris Dalam kaumnya. Disebut Penggugat 1. 2. Nama Lengkap : HASNIBAR PGL NIBAR Jenis kelamin : Perempuan Umur : 61 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Tanjung Agama : Islam. Pekerjaan : Rumah Tangga. Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Bertindak Untuk diri sendiri dan Sebagai Anggota kaum dari Penggugat 1 Disebut Penggugat 2 3. Nama Lengkap : ZULFARIDA PGL ZUL Jenis kelamin : Perempuan Umur : 57 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Tanjung Agama : Islam. Pekerjaan : Rumah Tangga Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Bertindak Untuk diri sendiri dan Sebagai Anggota kaum dari Penggugat 1 Disebut Penggugat 3 4. Nama Lengkap : HASMAIDA PGL IDA Jenis kelamin : Perempuan Umur : 41 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Tanjung Agama : Islam. Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Bertindak Untuk diri sendiri dan Sebagai Anggota kaum dari Penggugat 1 Disebut Penggugat 4 5. Nama Lengkap : MERI YUSMITA PGL MERI Jenis kelamin : Perempuan Umur : 41 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Tanjung Agama : Islam. Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Bertindak Untuk diri sendiri dan Sebagai Anggota kaum dari Penggugat 1 Disebut Penggugat 5 Dalam hal ini telah memilih tempat kediaman hukum ( Domisili ) Pada Kantor Advokat dan Pengacara G.I.YANTI & REKAN yang beralamat di Jalan Raya M.YAMIN.SH Pandan Ujung Kelurahan Pasar Pandan Air Mati Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok Sumatera Barat . Dengan ini hendak menandatangani dan Mengajukan Surat Gugatan dan Tuntutan Hukum ini selanjutnya disebut Para Penggugat. Dengan ini Para Penggugat hendak mengajukan Gugatan Terhadap : 1. Nama Lengkap : ERNATUN PGL ATUN Jenis kelamin : Perempuan Umur : 43 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Koto Agama : Islam. Pekerjaan : Rumah Tangga Alamat : Jorong Dalimo Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Disebut Tergugat 1. 2. Nama Lengkap : BUYUNG APUK PGL APUK Jenis kelamin : Laki –laki Umur : 56 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Sikumbang . Agama : Islam. Pekerjaan : Tani Alamat : Jorong Dalimo Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Disebut Tergugat 2 3 Nama Lengkap : YUSNIDAR PGL YUS Jenis kelamin : Perempuan Umur : 54 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Koto Agama : Islam. Pekerjaan : Tani Alamat : Jorong Dalimo Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Disebut Tergugat 3 4. Nama : WAWAN Jenis kelamin : Laki –laki Umur : 30 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Koto . Agama : Islam. Pekerjaan : Wiraswasta. Alamat : Jorong Dalimo Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. 5. Nama : MAWAR Jenis kelamin : Perempuan Umur : 60 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Tanjung Agama : Islam. Pekerjaan : Rumah Tangga. Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. 6. Nama : KASMAR NI Jenis kelamin : Perempuan Umur : 55 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Tanjung Agama : Islam. Pekerjaan : Rumah Tangga. Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. 7. Nama : HERMANTO Jenis kelamin : Laki –laki Umur : 57 tahun Warganegara : Indonesia Agama : Islam. Pekerjaan : Tani Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. 8 Nama : DARNUS Jenis kelamin : Laki –laki Umur : 60 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Piliang Batang Karak Agama : Islam. Pekerjaan : Pedagang Besi Tua . Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. 9. Nama : DAHLIAR Jenis kelamin : Perempuan Umur : 50 tahun Warganegara : Indonesia Suku : Tanjung Agama : Islam. Pekerjaan : Rumah Tangga. Alamat : Jorong Tampunik Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat. Disebut Sebagai Para Tergugat. Karenanya Penerima Kuasa dapat mewakili Pemberi kuasa sebagai Penggugat , menghadap maupun menghadiri Persidangan ,Membuat dan menandatangani serta memperbaiki Surat Gugatan dan menyerahkannya Ke Pengadilan Negeri Solok Sumatera Barat , mengadakan perdamaian , membuat dan mengajukan Replik , mengajukan Bukti-Bukti surat-surat maupun saksi-saksi ,Membuat Kesimpulan ,Mohon Putusan ,Menyatakan Banding ,Membuat dan Menandatangani /Menyerahkan Memori Banding ,Kontra Memori Banding .Menyatakan Kasasi, Membuat dan Menandatangani /Menyerahkan Memori Kasasi /Kontra Memori Kasasi. Surat Kuasa ini diberikan dengan Hak Subsitusi. Bahwa dengan Surat Kuasa Khusus ini Penerima Kuasa diberi Hak Untuk Membuat dan Menandatangani Surat-Surat Yang bertalian dengan Perkara ini dan Pemberi Kuasa menyerahkan semua Urusan Perkara ini kepada Penerima Kuasa sebagai Kuasa Hukumnya.Pemberi Kuasa Mensyahkan Semua Tindakan Penerima Kuasa asal tidak bertentangan dengan Undang-Undang Yang berlaku. Demikianlah Surat Kuasa Khusus ini kami buat dan tanda tangani secara bersama-sama dan berakhirnya Kuasa ini atas kesepakatan kedua belah pihak. Kota Solok , 27 Juli 2016 Penerima Kuasa Pemberi Kuasa . 1.SYAMSURDI NOFRIZAL.S