Kamis, 04 Januari 2018

MENSUKSESKAN PILKADA KOTA SAWAHLUNTO






Sawahlunto .Jurnal Hukum Dan Demokrasi
SAWAHLUNTO  SANG PENANTANG PETAHANA SIAP DI KIRABKAN DAN DI DAFTARKAN KE KPU KOTA SAWAHLUNTO SUMBAR

Komisi Pemilihan Umum Kota Sawahlunto Terhitung Hari Senin Selasa Rabu ( 8.9.10 ) Januari 2018 Telah Mulai Menerima Pendaftaran Bakal Calon  Walikota dan Wakil Walikota
Sawahlunto yang akan bertarung dalam Pilkada 2018 ini.
Sang Calon akan Mendaftar dapat diperkirakan hanya 3 ( Tiga ) Pasang Yaitu
1 Sang Petahana atau Incumbent. Ali Yusuf SPt. Dan Ismet.SH
2.Sang Penantang Petahana  Atau Dua Pak Haji . H.FAUZI HASAN Dan H.DASRIAL ERY.SE.MM.
3. DERI ASTA .SH. dan ZOHIRIN SAYUTI
Seperti kita Ketahui para Calon Yang berasal dari Kecamatan Talawi adalah ALI YUSUF.SPt dan DERI ASTA.SH.
Sedangkan Sang Penantang Petahana Yaitu H.FAUZI HASAN berasal dari Kecamatan Silungkang .
Calon Wakil Walikota berasal dari Kecamatan Barangin.
Dperkirakan Suara akan Terpecah  di Talawi  karena ada  2 ( Dua ) Calon Walikota Yang Muncul dari daerah tersebut  dan  H.FAUZI HASAN juga akan Mendulang Suara di Daerah Talawi karena nama beliau masih harum disana dan sering di Panggil  “ Pak Wawa kami. “Karena H.FAUZI HASAN adalah Wakil Walikota di periode 2003 – 2008.
Bahwa Nama H.DASRIAL ERY.SE.MM juga sangat harum di Kota Sawahlunto dan Malahan  lebih dikenal dengan Pak DE.
Bahwa Nuansa Pilkada di Kota Sawahlunto di tahun 2018 ini akan berbeda dari  Pilkada 2008 dan 2013.
Bahwa Semua Bakal Calon sudah pernah ikut Pilkada dan Sudah berpengalaman didalam Stategi  dan Memperkirakan Keadaan .
Muncul nya Pasangan H.FAUZI HASAN dan DASRIAL ERY.SE.MM  memunculkan adanya Harapan dan Kekuatan Baru Di Kota Sawahlunto dan Pilkada Kota Sawahlunto Jadi Menggairahkan untuk Diamati dari Kacamata Hukum dan Demokrasi .

Penantang Petahana Yaitu H.FAUZI HASAN.SE dan DASRIAL ERY.SE.MM   ( FADAS )  Siap di Deklasikan..
Pilwako Kota  Sawahlunto  akan dilaksanakan pada Juni 2018, mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga oleh KPU untuk menentukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto  periode 2018–2023. Ini merupakan pemilihan kepala daerah ketiga di Sawahlunto  yang dilakukan secara langsung. Hajatan demokrasi ini tentunya mejadi perhatian utama bagi seluruh lapisan masyarakat kota Sawahlunto . Tentunya  isu yang sering bergulir ditengah tengah masyarakat adalah siapa yang akan menjadi pemimpin sebagai nakhoda penyelenggaraan pemerintahan lima tahun ke depan.
Dari sejumlah nama-nama bakal calon yang mengemuka, di antaranya adalah Nama tersebut Ada  petahana, yakni pasangan ALI YUSUF dan ISMED  ( ALIS ) Sedangkan lainnya Penantang Petahana Yaitu H.FAUZI HASAN.SE dan DASRIAL ERY.SE.MM   ( FADAS ) dan  DERI ASTA dan ZOHIRIN SAYUTI tentunya banyak pengamat dan tokoh msyarakat beranggapan ALIS  sebagai petahana merupakan bakal calon yang akan memenangkan pilwako nantinya.
Petahana diartikan sebagai pencalonan pada periode kedua dalam jabatan yang sementara dijabat, atau orang yang sementara berkuasa dan kembali mengikuti kontestasi untuk perebutan posisi yang sama. Jika mencermati dinamika petahana dalam dinamika pilkada pada Desember 2015 yang terdiri dari 224 Kab, dan 36 Kota. presentasi kemenangan petahana Walikota hanya 47,1 % dan Bupati hanya 28,1% dan sisinya dimenangkan oleh bukan petahana.
Hal ini mencerminkan bahwa, status petahana tidak selalu menjamin untuk memenangkan Pilkada/ Pilwako. Fakta ini  merupakan hal menarik yang patut dicermati yakni dimana saat ini muncul fenomena bergugurannya para incumbent (petahana) dalam perhelatan Pilkada. Ini merupakan lampu merah (peringatan) bagi para incumbent (petahana) yang bermaksud untuk maju kembali dalam perhelatan pilkada di tingkat provinsi (pilgub) maupun kabupaten/kota (pilbup/pilwalkot), termasuk di Pilwako Kota Sawahlunto.
Ada beberapa penyebab kekalahan, yaitu Tingkat popularitas calon petahana tidak berbanding lurus dengan tingkat ke disukai-nya dan keterpilihannya (elektabilitasnya) di masyarakat, bentuk protes langsung rakyat atas kepemimpinan Petahana sebelumnya, Kondisi masyarakat saat ini yang mulai otonom dan rasional dalam menentukan pilihannya, masyarakat tidak lagi tergantung pada bendera parpol yang mengusung calon, dan yang terakhir adalah bahwa saat ini masyarakat lebih cendrung memilih pemimpin yang  mampu  ( (bukan masalah Tua dan Muda  ), kreatif dan progresif sesuai dengan situasi dan kondisi jaman saat ini.
Masyarakat baik yang Tua dan Muda   memilih seorang kandidat dengan melihat program yang ditawarkan kandidat tersebut bukan dari Jumlah Partai Pengusung
Dari Hasil Lembaga Survey setelah dapat dipastikan hanya 3 ( Tiga ) Pasang  Calon Walikota dan  Wakil Walikota yang akan Maju dalam Pilkada ini Yaitu :
1 H.FAUZI HASAN .SE.  DAN H.DASRIAL ERY.SE.MM
2.DERI ASTA .SH DAN ZOHIRIN SAYUTI.
3.ALI YUSUF .SPt.DAN ISMET.SH

Pasangan Yang Di Unggulkan adalah H.FAUZI HASAN DAN DASRIAL ERI.SE.MM.
Bahwa Pasangan Calon Walikota Sawahlunto ini akan Didaftarkan ke KPU Kota sawahlunto adalah Hari Selasa Tanggal 09 Januari 2018.



Selasa, 26 Desember 2017

PENANTANG PETAHANA SIAP DI KIRABKAN DAN DI DAFTARKAN KE KPU KOTA SAWAHLUNTO SUMBAR



PENANTANG PETAHANA SIAP DI KIRABKAN DAN DI DAFTARKAN KE KPU KOTA SAWAHLUNTO SUMBAR

Pilwako Kota  Sawahlunto  akan dilaksanakan pada Juni 2018, semakin panas dengan telah siapnya para Calon  Untuk di Deklasikan  dan di Kirabkan .
Bahwa Pasangan  .FAUZI HASAN.SE dan DASRIAL ERY.SE.MM   ( FADAS akan di deklarasikan Hari Selasa Tanggal 9 Januari 2018 dan Pasangan ALIS akan di Deklarasikan Hari Senin 8 Januari 2018.
Penantang Petahana Yaitu H.FAUZI HASAN.SE dan DASRIAL ERY.SE.MM   ( FADAS )  Siap di Deklasikan. Dan Di Kirabkan atau Diarak ka Kantua KPU Kota  Sawahlunto.
Pilwako Kota  Sawahlunto  akan dilaksanakan pada Juni 2018, mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga oleh KPU untuk menentukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto  periode 2018–2023. Ini merupakan pemilihan kepala daerah ketiga di Sawahlunto  yang dilakukan secara langsung. Hajatan demokrasi ini tentunya mejadi perhatian utama bagi seluruh lapisan masyarakat kota Sawahlunto . Tentunya  isu yang sering bergulir ditengah tengah masyarakat adalah siapa yang akan menjadi pemimpin sebagai nakhoda penyelenggaraan pemerintahan lima tahun ke depan.
Dari sejumlah nama-nama bakal calon yang mengemuka, di antaranya adalah Nama tersebut Ada  petahana, yakni pasangan ALI YUSUF dan ISMED  ( ALIS ) Sedangkan lainnya Penantang Petahana Yaitu H.FAUZI HASAN.SE dan DASRIAL ERY.SE.MM   ( FADAS ) dan  DERI ASTA dan ZOHIRIN SAYUTI tentunya banyak pengamat dan tokoh msyarakat beranggapan ALIS  sebagai petahana merupakan bakal calon yang akan memenangkan pilwako nantinya.
Petahana diartikan sebagai pencalonan pada periode kedua dalam jabatan yang sementara dijabat, atau orang yang sementara berkuasa dan kembali mengikuti kontestasi untuk perebutan posisi yang sama. Jika mencermati dinamika petahana dalam dinamika pilkada pada Desember 2015 yang terdiri dari 224 Kab, dan 36 Kota. presentasi kemenangan petahana Walikota hanya 47,1 % dan Bupati hanya 28,1% dan sisinya dimenangkan oleh bukan petahana.
Hal ini mencerminkan bahwa, status petahana tidak selalu menjamin untuk memenangkan Pilkada/ Pilwako. Fakta ini  merupakan hal menarik yang patut dicermati yakni dimana saat ini muncul fenomena bergugurannya para incumbent (petahana) dalam perhelatan Pilkada. Ini merupakan lampu merah (peringatan) bagi para incumbent (petahana) yang bermaksud untuk maju kembali dalam perhelatan pilkada di tingkat provinsi (pilgub) maupun kabupaten/kota (pilbup/pilwalkot), termasuk di Pilwako Kota Sawahlunto.
Ada beberapa penyebab kekalahan, yaitu Tingkat popularitas calon petahana tidak berbanding lurus dengan tingkat ke disukai-nya dan keterpilihannya (elektabilitasnya) di masyarakat, bentuk protes langsung rakyat atas kepemimpinan Petahana sebelumnya, Kondisi masyarakat saat ini yang mulai otonom dan rasional dalam menentukan pilihannya, masyarakat tidak lagi tergantung pada bendera parpol yang mengusung calon, dan yang terakhir adalah bahwa saat ini masyarakat lebih cendrung memilih pemimpin yang  mampu  ( (bukan masalah Tua dan Muda  ), kreatif dan progresif sesuai dengan situasi dan kondisi jaman saat ini.
Masyarakat baik yang Tua dan Muda   memilih seorang kandidat dengan melihat program yang ditawarkan kandidat tersebut bukan dari Jumlah Partai Pengusung
Dari Hasil Lembaga Survey setelah dapat dipastikan hanya 3 ( Tiga ) Pasang  Calon Walikota dan  Wakil Walikota yang akan Maju dalam Pilkada ini Yaitu :
1 H.FAUZI HASAN .SE.  DAN H.DASRIAL ERY.SE.MM
2.DERI ASTA .SH DAN ZOHIRIN SAYUTI.
3.ALI YUSUF .SPt.DAN ISMET.SH
Pasangan Yang Di Unggulkan adalah H.FAUZI HASAN DAN DASRIAL ERI.SE.MM.
Bahwa Pasangan Calon Walikota Sawahlunto ini akan Didaftarkan ke KPU Kota sawahlunto adalah Hari Selasa Tanggal 09 Januari 2018.


Sabtu, 23 Desember 2017

MASYARAKAT KOTA SAWAH LUNTO MEMILIH FIGUR DAN PROGRAM YANG DITAWARKAN BUKAN MELIHAT KEPADA PARTAI PENGUSUNG



Sawahlunto Jurnal Hukum Dan Demokrasi .
Pilwako Kota  Sawahlunto  akan dilaksanakan pada Juni 2018, mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga oleh KPU untuk menentukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto  periode 2018–2023. Ini merupakan pemilihan kepala daerah ketiga di Sawahlunto  yang dilakukan secara langsung. Hajatan demokrasi ini tentunya mejadi perhatian utama bagi seluruh lapisan masyarakat kota Sawahlunto . Tentunya  isu yang sering bergulir ditengah tengah masyarakat adalah siapa yang akan menjadi pemimpin sebagai nakhoda penyelenggaraan pemerintahan lima tahun ke depan.
Dari sejumlah nama-nama bakal calon yang mengemuka, di antaranya adalah Nama tersebut Ada  petahana, yakni pasangan ALI YUSUF dan ISMED  ( ALIS ) Sedangkan lainnya Penantang Petahana Yaitu H.FAUZI HASAN.SE dan DASRIAL ERY.SE.MM   ( FADAS ) dan  DERI ASTA dan ZOHIRIN SAYUTI tentunya banyak pengamat dan tokoh msyarakat beranggapan ALIS  sebagai petahana merupakan bakal calon yang akan memenangkan pilwako nantinya.
Petahana diartikan sebagai pencalonan pada periode kedua dalam jabatan yang sementara dijabat, atau orang yang sementara berkuasa dan kembali mengikuti kontestasi untuk perebutan posisi yang sama. Jika mencermati dinamika petahana dalam dinamika pilkada pada Desember 2015 yang terdiri dari 224 Kab, dan 36 Kota. presentasi kemenangan petahana Walikota hanya 47,1 % dan Bupati hanya 28,1% dan sisinya dimenangkan oleh bukan petahana.
Hal ini mencerminkan bahwa, status petahana tidak selalu menjamin untuk memenangkan Pilkada/ Pilwako. Fakta ini  merupakan hal menarik yang patut dicermati yakni dimana saat ini muncul fenomena bergugurannya para incumbent (petahana) dalam perhelatan Pilkada. Ini merupakan lampu merah (peringatan) bagi para incumbent (petahana) yang bermaksud untuk maju kembali dalam perhelatan pilkada di tingkat provinsi (pilgub) maupun kabupaten/kota (pilbup/pilwalkot), termasuk di Pilwako Kota Sawahlunto.
Ada beberapa penyebab kekalahan, yaitu Tingkat popularitas calon petahana tidak berbanding lurus dengan tingkat ke disukai-nya dan keterpilihannya (elektabilitasnya) di masyarakat, bentuk protes langsung rakyat atas kepemimpinan Petahana sebelumnya, Kondisi masyarakat saat ini yang mulai otonom dan rasional dalam menentukan pilihannya, masyarakat tidak lagi tergantung pada bendera parpol yang mengusung calon, dan yang terakhir adalah bahwa saat ini masyarakat lebih cendrung memilih pemimpin yang  mampu  ( (bukan masalah Tua dan Muda  ), kreatif dan progresif sesuai dengan situasi dan kondisi jaman saat ini.
Masyarakat baik yang Tua dan Muda   memilih seorang kandidat dengan melihat program yang ditawarkan kandidat tersebut bukan dari Jumlah Partai Pengusu



Dari Hasil Lembaga Survey setelah dapat dipastikan hanya 3 ( Tiga ) Pasang  Calon Walikota dan  Wakil Walikota yang akan Maju dalam Pilkada ini Yaitu :
1 H.FAUZI HASAN .SE.  DAN H.DASRIAL ERY.SE.MM
2.DERI ASTA .SH DAN ZOHIRIN SAYUTI.
3.ALI YUSUF .SPt.DAN ISMET.SH
Pasangan Yang Di Unggulkan adalah H.FAUZI HASAN DAN DASRIAL ERI.SE.MM.
Bahwa Pasangan Calon Walikota Sawahlunto ini akan Didaftarkan ke KPU Kota sawahlunto adalah Hari Selasa Tanggal 09 Januari 2018.

Minggu, 17 Desember 2017

H.FAUZI HASAN DAN DASRIAL ERY .SE BERPELUANG BESAR UNTUK MEMENANGKAN PILKADA KOTA SAWAH LUNTO TAHUN 2018



H.FAUZI HASAN DAN DASRIAL ERY .SE BERPELUANG BESAR UNTUK MEMENANGKAN PILKADA KOTA SAWAH LUNTO TAHUN 2018



SAWAHLUNTO- Pijar News   Yang Pasti  ada 3 ( Tiga )  tiga pasang bakal calon yang akan bertarung di Pilkada Sawahlunto 2018  nanti.  Ketiga pasangan calon itu  adalah Ali Yusuf-Ismed, Deri Asta-Zohirin Sayuti dan Fauzi Hasan-Dasrial Ery. Sedangan pasangan Erizal Ridwan-Susi Muhardini  ( ERSI ) Sudah  gagal  dan Mengundurkan diri  karena hampir semua parpol sudah memiliki calon yang dkan dimajukan.
Ali Yusuf-Ismed  (ALIS )  akan diusung Golkar dan PKPI.  
Bahwa Dukungan Golkar Untuk Pasangan ini di Tanda Tangani oleh Setyo Novanto yang sudah tidak Ketua Umum Golkar lagi .
Bahwa Ketua Umum Golkar Yang Baru apakah akan Mendukung Pasangan ALIS kita Tunggu.
Deri Asta-Zohirin didunkung tiga parpol PPP, PAN dan NasDem.   Tapi Yang Sudah Pasti Dukungan  dari Partai PAN dan NASDEM.
Sementara H. Fauzi Hasan-H. Dasrial Ery dipastikan akan melanjutkan koalisi permenen parpol di gedung Parlemen dengan partai pengusung Demokrat dan PDI Perjuangan. Dan Pasangan ini Tinggal Melakukan DELKARASI .
Melihat Peta Kekuatan Ke 3 ( Pasangan ) maka H.FAUZI HASAN dan DASRIAL ERY akan Unggul karena  Pasangan ini yang  Yang  merupakan Kombinasi dari Selatan dan Tengah .
Dengan Mundunrnya  Pasangan ERSI . H.FAUZI HASAN  Satu –satunya Pasangan Yang Maju dari Kecamtan Silungkang .  .
DASRIAL ERY .SE Pgl Pak DE mewakili  Kelompok Tengah Yaitu  Kecamatan Barangin dan Lembah Segar .
Melihat Kombinasi Pasangan ini dan  Solidnya Pendukung H.FAUZI HASAN  Di Kota Sawanlunto   maka  Keunggulan Pasangan ini tidak diragukan lagi  dan Suara Untuk Kecamtan Talawi akan terbagai 3 ( Tiga )  dan H.Fauzi Hasan juga akan dapat Suara Yang sangat  bagus di Kec.  Talawi ..
Bak Pituah Urang Tuo Tuo Kito Asa lai Ndak Baliak Mudiak aia Batang Aia.  Insya Allah Kota Sawahlunto akan Punya Pemimpin Baru  di Pilkada Bulan Juni 2018.
Bahwa Tentang Kapan di Deklarasikan Pasangan  Calon Walikota ini . Menurut Keterangan H.Fauzi Hasan Sedang dibicarkan dengan Pak De. ( Dasrial Ery ) .  dan Sesuai aturan KPU  maka Pendaftaran Pasangan  ini diperikirakan Tanggal 8,9,10 Januari 2018. ( Pijar News )